About

Dapatkan info menarik cara2 mudah dapat dollar dari internet disini.Read more about me »

Mau dollar?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit Featured Work

Keep in touch

RSS Feed Twitter Facebook

Subscribe via email

AWALI KESUKSESAN DENGAN SIKAP OPTIMIS

Sabtu, 27 Juni 2009 0 komentar


Dalam menggapai tujuan hidup/cita-cita, rasa pesimis merupakan awal kegagalan, sedangkan rasa optimis merupakan awal keberhasilan. Jadi apa salahnya jika kita mengawali setiap langkah kita dengan rasa optimis? Hanya saja rasa optimis ini seringkali tidak mau hadir menyertai kita, bagaimana caranya agar dalam setiap melakukan usaha, kita selalu dalam keadaan optimis?. Cara paling ampuh untuk mengatasi hal ini adalah dengan selalu “POSITIVE THINKING”. Dengan selalu ber-positive thinking, maka segalanya akan terasa indah, dan peluang-peluang akan terlihat dengan sendirinya. Mengapa hal ini dapat terjadi? Karena segala apa yang kita lihat itu berhubungan denga kondisi hati kita. Jika hati kita sedang senang maka apapun yang kita lihat akan terasa menyenangkan, namun apabila hati kita sedang suntuk/bosan maka serasa dunia ini sangatlah kelam, kita tidak dapat melihat peluang sama sekali, semua terasa membosankan dan menyebalkan. Jadi setelah mengetahui sifat dasar hati ini, mengapa kita tidak mengkondisikan hati ini untuk selalu dalam kondisi yang senang? Tetaplah ber-positif thinking, namun jangan lupa untuk tetap waspada.

MELATIH OTAK DENGAN MERUBAH KEBIASAAN

Jumat, 26 Juni 2009 0 komentar


Dengan merubah berbagai kebiasaan dalam kehidupan kita, maka otak akan terstimulus oleh hal-hal baru sehingga dengan hal-hal baru ini otak akan menjadi semakin kuat/baik.

Kebiasaan itu dapat berupa hal-hal kecil seperti : membaca surat kabar yang berbeda setiap harinya, mengubah rute perjalanan menuju sekolah/tempat kerja, menonton acara TV yang berbeda dsb.

Selain itu, bila dikaitkan dengan kreatifitas, maka merubah berbagai kebiasaan sangatlah diperlukan. karena kreatifitas merupakan hal yang baru, dan bukan bersifat statis, sehingga dengan terstimulasi oleh hal-hal baru diharapkan dapat memacu otak kita dalam menemukan ide-ide cemerlang.

MELATIH OTAK DENGAN MENCIPTAKAN IDE

Kamis, 25 Juni 2009 0 komentar


Taukah Anda dimanakah kunci dari kecerdasan otak Anda? Sebenarnya pengalaman dan ilmu penhgetahuan yang pernah kita pelajari ada dalam otak kita sepanjang hidup kita, namun kita seringkali lupa akan hal ini. Salah satu cara agar kita dapat selalu mengingatnya adalah dengan mengkoneksikan sel-sel aktif otak kita (neuron). Yang mana pada bagian ini akan saya paparkan berbagai kegiatan/hal yang dapat menjaga koneksi antar sel otak tersebut/memperbanyak koneksi antar sel tersebut. Jadi kekuatan otak terletak pada banyaknya jumlah neuron yang saling terhubung. Semakin banyak jumlah neuron yang terkoneksi, maka semakin baik pula kekuatan otak kita.


Kegiatan petama, BUATLAH TARGET IDE

Mengapa harus ide? Karena ide memaksa/melatih otak untuk berfikir keras. Thomas Alfa Edison juga sangat meyakini akan kegiatan melatih otak ini. Dia selalu menjwadalkan untuk menemukan 1 ide kecil setiap 10 hari, dan 1 penemuan besar setiap 6 bulan sekali. Nah kalau Thomas Alfa Edison melakukan hal ini, mengapa kita tidak? Siapa tahu dengan mencontoh kegiatan kehidupan dia, kita bisa seperti dia (hehehe, ngarep ya!!!) Ya tapi semoga saja. Contoh yang baik kalau kita coba kan tidak ada salahnya.

Cara kerjanya adalah:
1. Buatlah suatu catatan harian, yangmana catatan itu berisi sekumpulan ide Anda setiap hari.
2. Mentargetkan berapa jumlah ide anda yang harus Anda temukan setiap harinya, misal:
Saya harus menemukan … ide setiap hari
3. Mewujudkan ide yang telah Anda temukan.

Cobalah melakukan hal ini, lalu lihat apa perubahannya….

MEMBACA EFEKTIF (Part 2)

Rabu, 24 Juni 2009 0 komentar


Nah setelah mengetahaui tentang hal-hal yang dapat menghambat kecepatan dan pemahaman dalam proses membaca. Sekarang saya ingin memberikan beberapa tips yang semoga bermanfaat bagi Anda dalam mencapai keefektifan membaca.

Pertama. Hal yang perlu mendapat perhatian lebih dalam hal ini adalah jangkauan pengelihatan mata (Eye Span). Semakin luas jangkauan mata kita dalam melihat teks bacaan, maka semakin cepat pula kemampuan membaca kita. Nah, sekarang bagaimana caranya untuk mempercepat kemampuan membaca kita dengan menggunakan Eye Span?. Cara paling ampuh adalah, “Jangan biasakan diri Anda untuk membaca KATA DEMI KATA” mengapa demikian? Karena secara nalar jika kita membaca kata demi kata akan semakin menambah waktu yang diperlukan dan pemahaman yang kita peroleh juga tidak maksimal karena pengambilan makna dilakukan secara terputus-putus, sehingga pemahaman kita justru menjadi lemah. Cara mengatasinya adalah dengan membaca “FRASA DEMI FRASA”.

Saya memiliki beberapa trik dalam hal ini, yakni dengan cara: gunakanlah jari Anda, pensil, atau alat penunjuk lainnya. Tunjuklah kumpulan kata (frasa) demi kumpulan kata kata (frasa) . Arahkan jari Anda pada bagian tengah dari kumpulan kata tersebut, biasanya saya mengarahkan jari saya pada bagian tengah dari 3-4 kata. Hasilnya mengagumkan, saya tidak hanya memperoleh hasil berupa kecepatan membaca, namun pemahaman saya juga meningkat. Jadi mengapa Anda tidak mencoba?

Kedua. Hal dalam bagian ini menyangkut dengan kecepatan gerak mata pada saat membaca. Kuncinya adalah : membacalah dengan kecepatan cepat pada bagian bacaan yang “TIDAK PENTING” dan turunkan kecepatan membaca pada bagian yang “PENTING”.

Ketiga. Kurangilah kegiatan-kegiatan yang tidak perlu dalam membaca seperti:
>Membaca dengan cara mengeluarkan suara
>Membaca sambil bernyanyi-nyanyi kecil
>Menggerakan tangan, kaki dsb.
>Membaca sambil tiduran
>Tidak konsentrasi (membiarkan fikiran Anda melayang kemana-mana)

Keempat. Teruslah membaca dan membaca, karena dengan kebiasaan membaca, akan sangat berpengaruh pada kecepatan dan keefektifan membaca. Jadi latihlah kemampuan membaca Anda dengan cara terus membaca.

Sekian, semoga bermanfaat.

MEMBACA EFEKTIF (Part 1)

Selasa, 23 Juni 2009 0 komentar


Kebanyakan dari kita tidak mempelajari lagi teknik membaca yang baik setelah dapat membaca (kelas 3). Padahal membaca adalah salah satu indikator kemajuan budaya suatu bangsa. Jika kemampuan membaca kita masih dalam keadaan standar saja maka akan sangat mungkin waktu yang dibutuhkan untuk membaca akan sangat lama. Sehingga perlu adanya suatu pembelajaran mengenai cara membaca yang cepat dan efektif. Karena di jaman yang serba cepat ini tidak mungkin kita menghabiskan jam-jam kita hanya untuk membaca, bagaimana dengan pekerjaan yang lain?.

Cepat artinya kita dapat membaca dengan kecepatan yang mengagumkan dan efektif artinya kita dapat memahami sebagian besar dari bahan bacaan yang kita baca. Berikut ini akan saya berikan beberapa lahkah yang semoga dapat membantu Anda dalam menemukan cara membaca yang “cepat dan efektif”.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa membaca lambat tak ubahnya seperti menyiksa otak Anda sendiri, semakin tinggi tingkat kecepatan membaca Anda, sebenarnya semakin tinggi pula tingkat pemahaman yang akan diperoleh. Namun perlu diperhatikan pula bahwa membaca dengan kecepatan tinggi tidak harus dilakukan pada setiap bahan bacaan, tergantung dari jenis bacaan, tujuan bacaan dan keperluan.

Berikut ini akan saya uraikan masalah-masalah yang biasa menghambat kita ketika membaca, yang pada akhirnya mengurangi kecepatan dan daya pemahaman kita terhadap suatu bahan bacaan

1. Pengulangan
Jangan biasakan diri Anda untuk membaca kembali suatu kata/kalimat/paragraf yang telah Anda baca sebelumnya, karena hal yang demikian itu sesungguhnya membuat makna yang kita serap menjadi kabur dan pada akhirnya mengurangi tingkat pemahaman Anda. Usahakan untuk maju terus dalam membaca, cobalah untuk jangan mengulangi bacaan yang telah Anda baca. Hal ini juga sangat berperan penting dalam melatih pergerakan bola mata Anda dalam menemukan cara membaca yang ideal bagi Anda.

2. Pemberhentian
Jangan biasakan diri Anda untuk berhenti pada suatu kata/kalimat. Biasanya kita berhenti pada suatu kata karena kita ingin memahaminya secara mendalam, padahal hal ini justru membuat makna yang telah kita tangkap dari rentetan kata yang telah kita baca menjadi terhenti, sehingga merusak rangkaian makna yang seharusnya dapat kita cerna. Jadi cobalah untuk maju terus dalam membaca, dan apabila kita menemukan istilah yang tidak kita mengerti, maka usahakan jangan berhenti karena, pada penjelasan-penjelasan berikutnya makna kata tersebut akan terungkap dengan sendirinya.

3. Minimalkan Kesalahan Pergantian Baris
Sering kali dalam membaca, kita membaca ulang baris yang telah kita baca (baris yang sama/baris yang ada di atasnya), atau juga kita sering meloncat pada baris berikutnya. Kesalahan yang mungkin kita anggap remeh ini ternyata sangat merugikan. Hal yang terjadi akibat kesalahan ini adalah makna kalimat yang kita baca sebelumnya menjadi kacau, atau dengan kata lain terjadi kekacauan makna. Dari hal kecil ini seringkali mendororong kita membaca ulang kalimat tersebut, yang berdampak pada pemborosan aktu dan pengurangan daya pemahaman.